Rumus Simple Past Tense: 8 Cara Ampuh Memahami Cepat

Pernahkah kamu ingin menceritakan pengalaman liburan serumu, namun tiba-tiba lidahmu kelu karena bingung harus menggunakan grammar apa? Jika ya, hal pertama yang wajib kamu kuasai adalah rumus simple past tense.
Dalam bahasa Inggris, menceritakan kejadian di masa lalu (past) memiliki aturan tersendiri. Berbeda dengan bahasa Indonesia di mana kita cukup menambahkan kata “kemarin” atau “sudah”, bahasa Inggris mewajibkan kita mengubah bentuk kata kerjanya. Hal inilah yang sering kali membuat pemula merasa kewalahan.
Namun, tenang saja! Mempelajari rumus simple past tense sebenarnya sangatlah logis jika kamu tahu triknya. Dalam artikel ini, kita akan membedah 8 cara ampuh untuk memahami dan menguasai tenses ini dengan cepat, tanpa harus pusing membolak-balik buku grammar yang tebal.
Apa Itu Simple Past Tense?
Simple past tense adalah bentuk kalimat yang digunakan untuk membicarakan suatu kejadian, tindakan, atau situasi yang sudah dimulai dan selesai di masa lalu. Tidak peduli apakah kejadiannya sedetik yang lalu, sepuluh tahun yang lalu, atau saat zaman dinosaurus—selama itu sudah berlalu, kita menggunakan past tense.
Mari kita mulai dengan 8 langkah ampuh untuk menguasainya.
8 Cara Ampuh Menguasai Rumus Simple Past Tense
1. Hafalkan Rumus Dasar (Kalimat Positif)
Langkah pertama tentu saja mengetahui bentuk bakunya. Berbeda dengan present tense yang kadang harus ditambah akhiran -s atau -es pada subjek tertentu, rumus dasar past tense jauh lebih adil karena berlaku untuk semua subjek (I, You, They, We, He, She, It).
-
Rumus Utama: Subjek + Verb 2 (Kata Kerja Bentuk Ke-2) + Objek/Keterangan.
-
Contoh: I played football yesterday. (Saya bermain sepak bola kemarin).
2. Kenali “Time Signals” (Keterangan Waktu Masa Lalu)
Cara termudah mendeteksi apakah sebuah kalimat harus menggunakan rumus simple past tense adalah dengan mencari keterangan waktunya (time signals). Jika kamu melihat kata-kata di bawah ini, sudah pasti kalimat tersebut adalah bentuk lampau.
-
Yesterday (Kemarin)
-
Last night / Last week / Last year (Tadi malam / Minggu lalu / Tahun lalu)
-
Two days ago / Five months ago (Dua hari yang lalu / Lima bulan yang lalu)
-
In 2010 (Di tahun 2010)
3. Pahami Perbedaan Regular dan Irregular Verbs
Ini adalah kunci utama yang sering menjebak pemula. Dalam past tense, kata kerja (Verb 2) dibagi menjadi dua kelompok besar:
-
Regular Verbs (Beraturan): Cukup tambahkan akhiran -ed atau -d di belakang kata kerja dasar (Verb 1).
-
Work → Worked
-
Watch → Watched
-
-
Irregular Verbs (Tidak Beraturan): Kata kerjanya berubah bentuk secara total atau kadang tidak berubah sama sekali. Kamu wajib menghafal kelompok ini.
-
Go → Went
-
Buy → Bought
-
Read → Read (Tulisan sama, tapi cara membacanya berbeda, menjadi seperti warna “red”). Untuk mengecek perubahan verb yang benar, kamu bisa merujuk ke kamus tepercaya seperti Cambridge Dictionary.
-
4. Gunakan “Did” Sebagai Penyelamat di Kalimat Negatif
Bagaimana jika kamu ingin mengatakan “Tidak”? Ingat, kamu tidak boleh langsung menggunakan not setelah Verb 2. Kamu harus memanggil kata kerja bantu (auxiliary verb) khusus masa lalu, yaitu Did.
-
Rumus Negatif: Subjek + did not (didn’t) + Verb 1 + Objek.
-
Contoh: She didn’t go to the market. (Dia tidak pergi ke pasar).
Awas jebakan! Jika sudah ada kata did, kata kerjanya wajib kembali ke bentuk dasar (Verb 1). Jangan pernah menulis “She didn’t went”.
5. Pindahkan “Did” ke Depan untuk Kalimat Tanya
Untuk membuat pertanyaan “Apakah” (Yes/No Question), kamu cukup memindahkan kata Did ke posisi paling depan kalimat.
-
Rumus Tanya: Did + Subjek + Verb 1 + Objek + ?
-
Contoh: Did you eat my pizza? (Apakah kamu memakan pizzaku?)
6. Bedakan Kalimat Verbal dan Kalimat Nominal
Semua aturan di atas berlaku untuk kalimat verbal (kalimat yang ada aktivitas fisiknya/kata kerjanya). Namun, bagaimana jika kalimatnya hanya berisi kata sifat (adjective), profesi, atau lokasi? Inilah yang disebut kalimat nominal. Di sinilah peran to be masa lalu muncul: Was dan Were.
-
Was: Untuk subjek tunggal (I, He, She, It).
-
Were: Untuk subjek jamak (You, They, We).
7. Terapkan Pola Nominal (Was/Were) dengan Benar
Mari kita lihat perbedaan rumus simple past tense tipe nominal ini dalam tiga bentuk kalimat:
-
(+) Positif: He was sick yesterday. (Dia sakit kemarin).
-
(-) Negatif: They were not (weren’t) happy. (Mereka tidak bahagia).
-
(?) Tanya: Was the movie good? (Apakah filmnya bagus?) Catatan penting: Jangan pernah menggabungkan Did dengan Was/Were dalam satu klausa yang sama!
Kamu bisa mempelajari lebih lanjut tentang tata bahasa kalimat nominal ini melalui panduan belajar di British Council.
8. Latih Lewat Teknik “Diary Writing”
Cara paling ampuh untuk membuat rumus simple past tense menempel di otakmu secara permanen adalah dengan menuliskannya. Cobalah luangkan waktu 5 menit setiap malam sebelum tidur untuk menulis diary atau jurnal singkat dalam bahasa Inggris tentang apa saja yang kamu lakukan hari itu. Contoh: “Today, I woke up at 6 AM. Then, I drank coffee and went to work.”
Baca juga: Tenses Dasar Bahasa Inggris: 5 Cara Cepat Hafal Tanpa Pusing
Kesalahan Umum yang Sering Dilakukan Pemula
Sebagai pembelajar, wajar jika melakukan kesalahan. Namun, hindari tiga kesalahan fatal ini agar bahasa Inggrismu terdengar lebih natural:
-
Lupa mengembalikan ke Verb 1 di kalimat negatif. (Contoh salah: I didn’t slept. Benar: I didn’t sleep.)
-
Menggabungkan ‘was’ dengan kata kerja aktivitas. (Contoh salah: I was go to Bali. Benar: I went to Bali.)
-
Salah menambahkan -ed pada irregular verbs. (Contoh salah: He buyed a car. Benar: He bought a car.)
FAQ: Pertanyaan Seputar Past Tense
1. Apakah semua irregular verbs harus dihafal? Idealnya ya, namun mulailah dengan 50 irregular verbs yang paling sering digunakan sehari-hari. Seiring waktu dan banyaknya kamu membaca atau mendengar bahasa Inggris, sisanya akan terekam secara otomatis.
2. Kapan saya menggunakan Past Tense dan kapan menggunakan Present Perfect?Past Tense digunakan untuk waktu yang sudah spesifik dan benar-benar selesai (contoh: yesterday). Present Perfect digunakan jika waktunya tidak spesifik atau kejadiannya masih ada efeknya sampai sekarang (contoh: I have eaten = saya sudah makan).
3. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk lancar tenses ini? Jika kamu mempraktikkan teknik diary writing setiap hari, kamu bisa menguasainya secara alami dalam waktu kurang dari sebulan. Simak panduan lengkap target belajarmu di: Berapa Lama Waktu untuk Lancar Bahasa Inggris?
Kesimpulan
Mempelajari rumus simple past tense adalah tiket utamamu untuk bisa bercerita secara fasih dalam bahasa Inggris. Kuncinya ada pada pemahaman perubahan kata kerja (Verb 2) dan penggunaan kata kerja bantu Did (untuk aktivitas) serta Was/Were (untuk kalimat tanpa kata kerja).
Dengan menerapkan 8 langkah ampuh di atas—mulai dari mengenali keterangan waktu, membedakan regular/irregular verbs, hingga rutin menulis diary harian—dijamin grammar dasar bahasa Inggrismu akan meningkat drastis. Jangan takut salah saat berlatih, karena kesalahan adalah bagian penting dari proses belajar. Semangat berlatih!
