Haruskah Belajar General English Sebelum IELTS? Ini Penjelasan Lengkapnya

belajar general english

Haruskah Belajar General English Sebelum IELTS? Ini Penjelasan Lengkapnya

Punya target IELTS 6.5 atau IELTS 7.0, tetapi masih bingung apakah harus langsung ikut kursus IELTS atau belajar General English terlebih dahulu?

Pertanyaan ini sering muncul, terutama bagi kamu yang baru mulai mempersiapkan tes IELTS.

Jawabannya: tidak semua orang harus belajar General English sebelum IELTS. Pilihan terbaik tergantung pada level bahasa Inggris, target IELTS, dan kemampuan kamu di setiap skill.

Sederhananya, General English membangun kemampuan bahasa Inggris secara menyeluruh, sedangkan IELTS preparation membantu kamu menggunakan kemampuan tersebut untuk menghadapi tes IELTS.

Lalu, mana yang sebaiknya kamu pilih?

General English dan IELTS, Apa Bedanya?

Sebelum menentukan program belajar, penting untuk memahami perbedaan General English dan IELTS.

General English berfokus pada kemampuan bahasa Inggris secara umum, seperti:

  • Grammar
  • Vocabulary
  • Speaking
  • Listening
  • Reading
  • Writing
  • English communication

Tujuannya adalah membuat kamu semakin terbiasa memahami dan menggunakan bahasa Inggris dalam berbagai situasi.

Sementara itu, IELTS preparation memiliki fokus yang lebih spesifik pada empat bagian tes IELTS:

Listening, Reading, Writing, dan Speaking.

Selain meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, kamu juga perlu memahami format soal IELTS, strategi menjawab pertanyaan, manajemen waktu, pengembangan jawaban, dan kriteria penilaian IELTS.

Jadi, General English dan IELTS preparation bukan dua hal yang sama.

General English membangun fondasi bahasa Inggris, sedangkan IELTS preparation mengarahkan kemampuan tersebut untuk kebutuhan tes IELTS.

Apakah Harus Belajar General English Sebelum IELTS?

Tidak selalu.

Jika kemampuan bahasa Inggris kamu sudah cukup baik, kamu mungkin bisa langsung mengikuti IELTS preparation.

Namun, jika grammar dasar masih sering salah, vocabulary masih terbatas, atau kamu masih kesulitan memahami percakapan dan membuat kalimat dalam bahasa Inggris, memperkuat General English sebelum IELTS bisa menjadi pilihan yang lebih efektif.

Gambaran sederhananya:

Level Bahasa Inggris Program yang Bisa Dipertimbangkan
A1–A2 General English
B1 General English + pengenalan IELTS
B2 IELTS Preparation
C1+ IELTS Preparation + Intensive Practice

Pembagian tersebut bukan aturan mutlak. Kamu tetap perlu melihat kemampuan Listening, Reading, Writing, dan Speaking secara terpisah.

Misalnya, kemampuan Reading kamu sudah cukup tinggi, tetapi Speaking masih lemah. Program belajar yang kamu butuhkan tentu bisa berbeda.

Kenapa General English Bisa Menjadi Fondasi Penting untuk IELTS?

1. Grammar Lebih Kuat untuk IELTS Writing

Grammar merupakan salah satu kemampuan penting dalam IELTS Writing.

Jika kamu masih bingung menggunakan tenses, membuat complex sentences, atau menyusun kalimat dengan struktur yang tepat, mempelajari strategi IELTS saja belum tentu cukup.

General English dapat membantu memperkuat grammar terlebih dahulu sehingga kamu lebih siap ketika masuk ke materi IELTS Writing.

Jadi, jangan hanya belajar template essay. Pastikan kamu juga memahami cara menggunakan grammar dalam konteks.

2. Vocabulary IELTS Tidak Cukup Hanya Dihafalkan

Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah:

“Berapa banyak vocabulary yang harus dihafalkan untuk IELTS?”

Tidak ada jumlah vocabulary tertentu yang otomatis menjamin kamu mendapatkan IELTS 6.5, 7.0, atau bahkan 8.0.

Yang lebih penting adalah memahami vocabulary dan mampu menggunakannya sesuai konteks.

Daripada menghafalkan daftar seperti “100 vocabulary IELTS yang wajib dihafal”, lebih baik membangun vocabulary secara bertahap melalui reading, listening, speaking, dan writing.

Semakin banyak vocabulary yang kamu pahami dan gunakan dengan tepat, semakin mudah bagi kamu menghadapi berbagai topik dalam tes IELTS.

3. Speaking IELTS Membutuhkan Kemampuan Berbicara Secara Natural

IELTS Speaking bukan sekadar menghafalkan jawaban.

Kamu akan mendapatkan pertanyaan dan harus mampu merespons, memberikan alasan, menjelaskan pendapat, serta mengembangkan jawaban.

Karena itu, kemampuan menggunakan bahasa Inggris secara aktif sangat penting.

General English dapat membantu kamu terbiasa menggunakan bahasa Inggris dalam percakapan sehingga ketika masuk ke IELTS Speaking, kamu tidak hanya bergantung pada hafalan.

Yang perlu dibangun adalah kemampuan untuk memahami pertanyaan dan merespons dengan bahasa Inggris yang jelas dan relevan.

4. IELTS Writing Membutuhkan Bahasa Inggris dan Strategi

IELTS Writing bukan hanya tentang template.

Kamu perlu memahami pertanyaan, menentukan ide, mengembangkan argumen, memilih vocabulary yang sesuai, menyusun paragraf, dan menggunakan grammar dengan tepat.

Karena itu, kemampuan bahasa Inggris tetap menjadi fondasi penting.

Strategi IELTS akan lebih mudah diterapkan ketika kemampuan dasar bahasa Inggris kamu sudah cukup kuat.

Kalau Mau IELTS 6.5, Haruskah Belajar General English Dulu?

Belum tentu.

Jika kamu sudah memiliki kemampuan bahasa Inggris yang cukup baik dan berada di sekitar level B2, kamu mungkin dapat langsung fokus pada IELTS preparation untuk target band 6.5.

Namun, jika kamu masih kesulitan membuat kalimat sederhana atau memahami grammar dasar, sebaiknya jangan terburu-buru mengejar strategi IELTS.

Perkuat terlebih dahulu fondasi bahasa Inggris, kemudian secara bertahap masuk ke materi IELTS.

Kalau Target IELTS 7.0, Bagaimana?

Untuk target IELTS 7.0, kamu membutuhkan kemampuan bahasa Inggris yang lebih matang sekaligus pemahaman terhadap tuntutan tes IELTS.

Artinya, bukan hanya belajar cara mengerjakan soal.

Kamu juga perlu meningkatkan:

  • Grammar
  • Vocabulary
  • Reading comprehension
  • Listening comprehension
  • Speaking fluency
  • Writing ability
  • Kemampuan mengembangkan ide
  • Penggunaan bahasa Inggris sesuai konteks

Semakin tinggi target IELTS, semakin penting untuk menggabungkan English proficiency dengan strategi menghadapi tes.

Lebih Baik General English atau IELTS Preparation?

Jawabannya kembali pada kemampuan awal kamu.

Pilih General English jika:

  • Masih belajar bahasa Inggris dari dasar
  • Grammar dasar masih sering salah
  • Vocabulary masih terbatas
  • Masih sulit membuat kalimat bahasa Inggris
  • Kurang percaya diri berbicara bahasa Inggris
  • Listening dan reading masih cukup sulit

Pilih IELTS Preparation jika:

  • Fondasi bahasa Inggris sudah cukup kuat
  • Sudah terbiasa menggunakan bahasa Inggris
  • Sudah memahami grammar dasar hingga menengah
  • Memiliki target skor IELTS yang jelas
  • Ingin fokus pada format dan strategi tes IELTS

Pilih kombinasi General English + IELTS jika:

Kemampuan bahasa Inggris kamu sudah berkembang, tetapi masih ada beberapa skill yang perlu diperkuat.

Misalnya, kamu sudah cukup baik dalam Reading dan Listening, tetapi masih membutuhkan peningkatan pada Writing dan Speaking.

Dalam kondisi seperti ini, belajar bahasa Inggris sekaligus mengenal format IELTS bisa menjadi pilihan yang lebih sesuai.

Jangan Langsung Cari “IELTS Hacks”

Banyak calon peserta IELTS langsung mencari:

“IELTS hack”

“Template IELTS Writing”

“Vocabulary IELTS band 7”

“Cara cepat IELTS 7.0”

Padahal, strategi tersebut akan jauh lebih bermanfaat jika kemampuan bahasa Inggris kamu sudah cukup kuat.

Jangan sampai terlalu fokus mencari trik mengerjakan soal, tetapi masih kesulitan memahami vocabulary, grammar, atau mengembangkan ide dalam bahasa Inggris.

Karena pada akhirnya, IELTS bukan hanya tentang strategi mengerjakan tes.

Kamu juga perlu memiliki kemampuan bahasa Inggris yang memadai.

Jadi, Haruskah Belajar General English Sebelum IELTS?

Tidak wajib untuk semua orang.

Jika kemampuan bahasa Inggris kamu masih dasar, belajar General English sebelum IELTS dapat membantu membangun fondasi yang lebih kuat.

Jika kamu sudah memiliki kemampuan bahasa Inggris yang cukup baik, kamu bisa langsung fokus pada IELTS preparation.

Sedangkan jika kemampuanmu berada di tengah-tengah, kombinasi General English dan IELTS preparation bisa menjadi pilihan yang lebih efektif.

Hal terpenting adalah mengetahui kemampuanmu terlebih dahulu.

Jangan memilih program hanya karena target skor IELTS-nya tinggi. Pilih program yang sesuai dengan level dan kebutuhan belajarmu.

Kesimpulan

General English sebelum IELTS bukan sebuah kewajiban, tetapi bisa menjadi fondasi penting bagi kamu yang kemampuan bahasa Inggrisnya masih perlu diperkuat.

General English membantu membangun kemampuan bahasa Inggris secara menyeluruh, sedangkan IELTS preparation membantu kamu memahami format, strategi, dan tuntutan tes IELTS.

Jadi, sebelum memutuskan kursus General English atau kursus IELTS, cari tahu terlebih dahulu level bahasa Inggris kamu.

Dengan mengetahui kemampuan awal, kamu bisa menentukan jalur belajar yang lebih tepat untuk mencapai target IELTS 6.5, IELTS 7.0, atau skor yang lebih tinggi.

Referensi

Schmitt, N. et al. (2017). How much vocabulary is needed to use English? Replication of van Zeeland & Schmitt (2012), Nation (2006) and Cobb (2007). Language Teaching, 50(2), 212–226.

Nguyen, L. Q. & Le, H. V. (2022). Improving L2 learners’ IELTS task 2 writing: the role of model essays and noticing hypothesis. Language Testing in Asia, 12, 58.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top