
Belajar Bahasa Inggris 50 Phrasal Verbs yang Sering Digunakan dalam Percakapan Sehari-hari
Dalam belajar bahasa inggris pernah mendengar orang mengatakan “I’ll pick you up”, “Can you help me figure this out?”, atau “Let’s hang out this weekend”, tetapi bingung karena arti keseluruhan kalimatnya berbeda dari arti masing-masing kata?
Kemungkinan besar kamu sedang menemukan phrasal verbs bahasa Inggris.
Phrasal verbs adalah gabungan antara kata kerja (verb) dengan satu atau lebih kata seperti up, out, on, off, in, atau back yang membentuk makna tertentu. Misalnya, give berarti “memberi”, tetapi give up berarti “menyerah”.
Phrasal verbs sangat sering digunakan dalam percakapan bahasa Inggris sehari-hari. Karena itu, mempelajari phrasal verbs dapat membantu kamu memahami percakapan dengan lebih baik dan menggunakan bahasa Inggris secara lebih natural.
Bahkan, penelitian berbasis corpus menunjukkan bahwa sejumlah kecil phrasal verbs memiliki frekuensi penggunaan yang sangat tinggi. Gardner dan Davies menemukan bahwa 100 phrasal verbs yang paling sering digunakan mencakup lebih dari setengah kemunculan phrasal verbs dalam British National Corpus.
Jadi, kalau kamu sedang belajar bahasa Inggris, meningkatkan vocabulary, atau mempersiapkan IELTS Speaking, memahami phrasal verbs bisa menjadi salah satu bagian penting dalam proses belajar.
Apa Itu Phrasal Verbs dalam Bahasa Inggris?
Secara sederhana, phrasal verb adalah kombinasi verb dan particle yang menghasilkan makna baru.
Contohnya:
- Give = memberi
- Give up = menyerah
Contoh lainnya:
- Look = melihat
- Look for = mencari
- Pick = memilih/mengambil
- Pick up = menjemput/mengambil
- Find = menemukan
- Find out = mengetahui
Inilah yang membuat phrasal verbs terkadang sulit dipelajari. Arti sebuah phrasal verb tidak selalu bisa ditebak hanya dari arti setiap katanya.
Kenapa Phrasal Verbs Penting Dipelajari?
Phrasal verbs merupakan bagian penting dari English conversation karena banyak digunakan dalam komunikasi sehari-hari.
Salah satu tantangannya adalah satu phrasal verb dapat memiliki lebih dari satu arti, tergantung pada konteks kalimat.
Misalnya, take off dapat digunakan untuk membicarakan melepas sesuatu atau pesawat yang lepas landas.
Penelitian Liu dan Myers (2020) juga menunjukkan bahwa phrasal verbs sering memiliki banyak makna dan penggunaannya dapat berbeda antara spoken English dan academic writing.
Karena itu, cara terbaik belajar phrasal verbs bukan hanya menghafalkan arti, tetapi juga memahami contoh kalimat dan konteks penggunaannya.
50 Phrasal Verbs yang Sering Digunakan dalam Percakapan Bahasa Inggris
Berikut daftar 50 phrasal verbs bahasa Inggris yang sering digunakan sehari-hari, lengkap dengan arti Bahasa Indonesia dan contoh kalimat.
| No. | Phrasal Verb | Arti Bahasa Indonesia | Contoh Kalimat |
|---|---|---|---|
| 1 | Ask for | Meminta | I asked for some help. |
| 2 | Back up | Mendukung / mencadangkan | Can you back me up? |
| 3 | Break down | Rusak / gagal berfungsi | My car broke down yesterday. |
| 4 | Break up | Putus / berpisah | They broke up last month. |
| 5 | Bring up | Membahas / mengangkat topik | She brought up an interesting topic. |
| 6 | Call back | Menelepon kembali | I’ll call you back later. |
| 7 | Call off | Membatalkan | They called off the meeting. |
| 8 | Calm down | Menenangkan diri | Just calm down and listen. |
| 9 | Carry on | Melanjutkan | Please carry on with your work. |
| 10 | Catch up | Menyusul / mengejar ketertinggalan | I need to catch up on my homework. |
| 11 | Check in | Melapor saat tiba / melakukan check-in | We checked in at the hotel. |
| 12 | Check out | Memeriksa / melihat | Check out this new café! |
| 13 | Come back | Kembali | I’ll come back tomorrow. |
| 14 | Come in | Masuk | Come in and take a seat. |
| 15 | Come over | Datang berkunjung | Why don’t you come over tonight? |
| 16 | Cut down on | Mengurangi | I’m trying to cut down on sugar. |
| 17 | Deal with | Menangani / menghadapi | I’ll deal with it later. |
| 18 | Drop by | Mampir | I’ll drop by after work. |
| 19 | Figure out | Memahami / menemukan solusi | I need to figure this out. |
| 20 | Find out | Mengetahui / menemukan informasi | I just found out the truth. |
| 21 | Get along | Akur / memiliki hubungan baik | We get along really well. |
| 22 | Get back | Kembali | What time did you get back? |
| 23 | Get in | Masuk / tiba | What time did you get in? |
| 24 | Get off | Turun / meninggalkan kendaraan | We get off at the next station. |
| 25 | Get on | Naik kendaraan | Get on the bus quickly. |
| 26 | Get out | Keluar | Let’s get out of here. |
| 27 | Get up | Bangun | I usually get up at six. |
| 28 | Give back | Mengembalikan | Please give my book back. |
| 29 | Give up | Menyerah | Don’t give up! |
| 30 | Go on | Melanjutkan | Please go on with your story. |
| 31 | Grow up | Tumbuh dewasa | I grew up in Indonesia. |
| 32 | Hang out | Bersantai / menghabiskan waktu | We usually hang out on weekends. |
| 33 | Hold on | Tunggu / bertahan | Hold on for a second. |
| 34 | Keep up | Mengikuti / mempertahankan | I can’t keep up with him. |
| 35 | Look after | Menjaga / merawat | Can you look after my dog? |
| 36 | Look for | Mencari | I’m looking for my keys. |
| 37 | Look forward to | Menantikan | I’m looking forward to meeting you. |
| 38 | Look up | Mencari informasi | I looked up the word online. |
| 39 | Make up | Berdamai / berbaikan | They made up after the argument. |
| 40 | Pick up | Menjemput / mengambil | I’ll pick you up at seven. |
| 41 | Put away | Menyimpan | Put your phone away. |
| 42 | Put off | Menunda | Don’t put off your homework. |
| 43 | Put on | Memakai | Put on your jacket. |
| 44 | Run out of | Kehabisan | We’ve run out of milk. |
| 45 | Set up | Menyiapkan / mendirikan | We need to set up the meeting. |
| 46 | Show up | Datang / muncul | He didn’t show up yesterday. |
| 47 | Take off | Lepas landas / melepas | The plane took off on time. |
| 48 | Take out | Mengeluarkan / membawa keluar | Take out the trash, please. |
| 49 | Turn down | Menolak / mengecilkan | She turned down the offer. |
| 50 | Turn on | Menyalakan | Can you turn on the light? |
Cara Belajar Phrasal Verbs agar Tidak Mudah Lupa
Melihat daftar 50 phrasal verbs bahasa Inggris mungkin membuat kamu ingin langsung menghafalkan semuanya.
Tapi, menghafalkan daftar vocabulary saja belum tentu membuat kamu bisa menggunakan phrasal verbs dalam percakapan.
Phrasal verbs memiliki variasi makna dan penggunaan yang cukup kompleks. Karena itu, kamu perlu mempelajarinya melalui konteks, contoh kalimat, input, dan penggunaan aktif.
1. Pelajari Phrasal Verbs dalam Konteks
Jangan hanya menghafalkan:
Give up = menyerah
Coba pahami dalam sebuah kalimat:
I wanted to give up, but I kept trying.
Dengan cara ini, kamu tidak hanya mengetahui arti give up, tetapi juga memahami bagaimana phrasal verb tersebut digunakan dalam kalimat.
2. Kelompokkan Phrasal Verbs Berdasarkan Situasi
Kamu bisa mengelompokkan phrasal verbs yang sering digunakan sehari-hari berdasarkan situasi.
Misalnya:
- Phrasal verbs untuk percakapan dengan teman
- Phrasal verbs untuk sekolah dan belajar
- Phrasal verbs untuk pekerjaan
- Phrasal verbs saat traveling
- Phrasal verbs untuk aktivitas sehari-hari
- Phrasal verbs dalam English conversation
Cara ini membuat vocabulary lebih mudah diingat karena kamu menghubungkannya dengan situasi nyata.
3. Gunakan Phrasal Verbs Secara Aktif
Setelah mempelajari beberapa phrasal verbs, coba gunakan dalam Speaking atau tulisan pendek.
Misalnya setelah belajar hang out, kamu bisa membuat kalimat:
“I usually hang out with my friends on weekends.”
Semakin sering kamu menggunakan vocabulary dalam konteks yang tepat, semakin mudah kata tersebut muncul ketika kamu berbicara bahasa Inggris.
Apakah Phrasal Verbs Berguna untuk IELTS?
Ya, phrasal verbs bisa membantu memperkaya kemampuan vocabulary, terutama dalam IELTS Speaking.
Namun, bukan berarti semakin banyak phrasal verbs yang digunakan, semakin tinggi skor IELTS kamu.
Dalam IELTS Speaking, yang lebih penting adalah kemampuan menggunakan vocabulary secara tepat, jelas, dan sesuai konteks.
Phrasal verb yang umum digunakan dalam percakapan belum tentu menjadi pilihan terbaik untuk IELTS Writing, terutama ketika kamu menulis dalam konteks akademik.
Liu dan Myers (2020) menunjukkan bahwa frekuensi dan makna phrasal verbs dapat berbeda berdasarkan register, termasuk antara percakapan dan academic writing.
Jadi, jika kamu sedang belajar vocabulary untuk IELTS, jangan hanya mencari daftar “phrasal verbs IELTS band 7”. Pelajari juga kapan phrasal verb tersebut tepat digunakan.
Phrasal Verbs vs Vocabulary Biasa: Mana yang Harus Dipelajari?
Keduanya penting.
Phrasal verbs membantu kamu memahami English conversation dan berbagai bentuk bahasa Inggris yang sering digunakan dalam komunikasi sehari-hari.
Sementara itu, vocabulary secara umum membantu kamu memahami teks, menyampaikan ide, dan berkomunikasi dalam berbagai konteks.
Karena itu, strategi belajar vocabulary yang baik bukan sekadar menghafalkan sebanyak mungkin kata.
Kamu perlu memahami:
arti → konteks → contoh kalimat → penggunaan.
Dengan pola tersebut, vocabulary yang kamu pelajari akan lebih mudah digunakan secara aktif.
Kesimpulan
Phrasal verbs adalah bagian penting dalam bahasa Inggris sehari-hari.
Mempelajari phrasal verbs yang sering digunakan dalam percakapan dapat membantu kamu memahami English conversation dengan lebih baik sekaligus membuat penggunaan bahasa Inggris terasa lebih natural.
Namun, jangan hanya menghafalkan arti.
Pelajari phrasal verbs berdasarkan konteks, perhatikan contoh penggunaannya, lalu praktikkan dalam Speaking dan Writing.
Kamu tidak perlu menghafalkan 50 phrasal verbs sekaligus.
Mulai saja dengan 5–10 phrasal verbs, buat contoh kalimat, lalu gunakan dalam percakapan sehari-hari. Setelah terbiasa, lanjutkan ke phrasal verbs berikutnya.
Dengan latihan yang konsisten, vocabulary bahasa Inggris kamu akan semakin berkembang.
Mau Meningkatkan Kemampuan Bahasa Inggris dan IELTS?
Menguasai phrasal verbs dan vocabulary bahasa Inggris adalah salah satu bagian dari proses meningkatkan kemampuan English.
Namun, jika kamu memiliki target IELTS 6.5, IELTS 7.0, atau band score yang lebih tinggi, kamu juga perlu berlatih secara terarah pada empat skill IELTS:
Listening, Reading, Writing, dan Speaking.
Di Mr Alex Course, pembelajaran IELTS tidak hanya berfokus pada latihan soal, tetapi juga membantu mengembangkan kemampuan bahasa Inggris secara lebih menyeluruh.
Jangan cuma hafal vocabulary. Yuk, belajar menggunakannya dengan benar!
Daftar kursus IELTS di Mr Alex Course dan mulai persiapkan diri untuk mencapai IELTS band score yang kamu targetkan.
FAQ: Pertanyaan tentang Phrasal Verbs
Apa itu phrasal verb?
Phrasal verb adalah kombinasi antara verb dan satu atau lebih particle yang menghasilkan makna tertentu. Contohnya give up, yang berarti “menyerah”.
Apa saja contoh phrasal verbs yang sering digunakan?
Beberapa contoh phrasal verbs yang umum adalah get up, get out, look for, look after, give up, find out, figure out, pick up, hang out, dan turn on.
Apakah phrasal verbs penting untuk belajar bahasa Inggris?
Ya. Phrasal verbs banyak digunakan dalam komunikasi sehari-hari sehingga memahaminya dapat membantu kamu memahami percakapan dan menggunakan bahasa Inggris secara lebih natural.
Apakah phrasal verbs penting untuk IELTS?
Phrasal verbs dapat membantu memperkaya vocabulary, khususnya dalam konteks speaking. Namun, penggunaannya harus tetap sesuai konteks dan tidak digunakan secara berlebihan hanya untuk membuat vocabulary terlihat advanced.
Bagaimana cara cepat menghafal phrasal verbs?
Daripada hanya menghafalkan arti, pelajari phrasal verbs melalui contoh kalimat dan konteks. Kelompokkan berdasarkan situasi, kemudian gunakan secara aktif dalam Speaking atau Writing.
Referensi
Gardner, D., & Davies, M. (2007). Pointing Out Frequent Phrasal Verbs: A Corpus-Based Analysis. TESOL Quarterly, 41(2), 339–359.
Liu, D. (2012). The Most Frequently Used English Phrasal Verbs in American and British English: A Multicorpus Examination. TESOL Quarterly, 45(4), 661–688.
Liu, D., & Myers, D. (2020). The most-common phrasal verbs with their key meanings for spoken and academic written English: A corpus analysis. Language Teaching Research, 24(3), 403–424.
Strong, B. (2025). Approaches to Teaching Phrasal Verbs: Insights from Corpus Research, Instructional Methods and Cognitive Linguistics. TESL Canada Journal, 42(2).
