Muhammad Zaim

Home / blog 2 / Muhammad Zaim

“Meraih Beasiswa Superintensive di Mr.Alex Course–Langkah Mewujudkan Mimpi”

 

Muhammad Zaim

Desain Interior – Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Pare, Sabtu (7/10/2017)

 

“Hidup itu adalah keyakinan. Ketika kamu yakin akan sesuatu yang kamu percayai akan terjadi, kamu telah berdoa dalam hatimu dan Allah telah melihatnya.”

 

Awalnya saya mendapatkan info Beasiswa IELTS Superintensive periode September dari group-group di WA. Saya berpikir bahwa hal ini merupakan kesempatan baik dan tidak ada salahnya untuk dicoba. Saya menyadari bahwa akan ada banyak pelamar dari seluruh Indonesia yang juga mendaftar beasiswa Superintensive ini. Namun, saya percaya bahwa rezeki itu tidak akan tertukar dan sudah ditetapkan oleh Yang Maha Kuasa. Sehingga tidak alasan untuk tidak mencoba sebagai bagian dari proses usaha. Yah, tugas manusia hanyalah berusaha dan selanjutnya serahkan saja hasilnya pada Yang Maha Mengetahui.

 

Hari demi hari pun berlalu, hingga akhirnya tepat di hari Jumat, saya mendapatkan info melalui WA dan juga SMS yang menyatakan bahwa saya diterima dalam program beasiswa Superintensive. Saya sangat senang dan sebenarnya tidak menyangka bisa diterima, sementara jumlah pelamarnya mencapai ratusan dari seluruh Indonesia. Setelah penerima beasiswa diumumkan, saat itu saya juga tengah bekerja di Baraja Design Studio. Saya kemudian berbicara ke berbagai relasi dan rekan lainnya terkait rencana saya untuk pergi menuju Pare demi menimba ilmu sekaligus sebagai jalan untuk mewujudkan mimpi dalam melanjutkan kuliah ke Luar Negeri. “Hidup tentu akan sangat berarti ketika diisi dengan mimpi. Mimpi menjadi sebuah target yang memacu diri untuk senantiasa berjuang.” Dan inilah mimpi saya, yakni melanjutkan study Master Interior Design di University of Edinburgh, UK.

 

Setelah tiba di Pare, saya menyadari bahwa ada banyak perubahan dan penyesuaian yang harus saya lakukan dengan cepat. Konten dan metode pembelajaran yang diberikan di Mr Alex Course sangat bagus dan menarik, plus jadwalnya yang sangat intensif. Hal tersebut membutuhkan kemampuan adaptasi dan effort yang cukup tinggi bagi saya, mengingat selama di Pare, sayapun harus mengerjakan tugas dari kantor. Tugas course dan juga pekerjaan kantor cukup membuat saya hampir tidak tidur setiap harinya. Namun, saya percaya bahwa dalam meraih mimpi yang besar dibutuhkan perjuangan yang juga besar. Untuk itu, saya berusaha untuk terus berjuang dan bertahan dalam setiap episode pembelajaran.

 

“Seekor ulat tidak akan pernah menjadi kupu-kupu yang cantik apabila ia tidak bersedia untuk menjalani proses hibernasi dan berjuang merasakan sakit dibalik lipatan daun”

 

Selama proses pembelajaran saya banyak mendapat motivasi dari Mr.Alex untuk selalu meningkatkan kapasitas dan kemampuan basic dalam meraih Band 7.5. Saya juga mendapatkan banyak ilmu terkait bahasa inggris, pemahaman IELTS, dan kemampuan dalam menganalisis soal. Walaupun ada beberapa hal yang harus saya pelajari kembali. Saya selalu berusaha dalam memegang amanah beasiswa Superintensive ini dan akan saya lakukan yang terbaik.

 

Adapun harapan saya kedepannya adalah saya ingin kembali memperdalam IELTS. Semuanya membutuhkan waktu dan juga proses. In syaa Allah saya akan melanjutkan program IELTS di lain kesempatan dan besar kemungkinan akan memilih Mr.Alex Course lagi sebagai lembaga tempat saya belajar. Dan harapan saya untuk Mr. Alex Course kedepannya adalah semoga sukses terus dan semoga berhasil dalam mencetak penerus-penerus yang bisa membantu dalam proses pengajaran mengingat muridnya yang semakin banyak. Teruskan dan hidupkan!!

 

And the last, harapan saya untuk para pejuang beasiswa dimanapun berada, ingatlah bahwa “Perubahan adalah awal menuju kesuksesan. Perubahan yang terbaik adalah yang perlahan namun tetap konsisten menuju ke arah yang lebih baik. Teruslah memelihara mimpi dan konsisten untuk mengayunkan langkah dalam mewujudkannya”